Impian Terbang ke Tanah suci


 "Impian itu terpatri dalam hati. Tak letih melantunkan do'a untuk sebuah perjalanan menuju tanah suci. Alangkah bahagianya andai bisa menginjakkan kaki di tanah kelahiran Nabi Muhammad SAW."


     Sejak kecil aku senang ikut orangtua mengantar tetangga atau saudara yang akan pergi haji. Antar sampai kota, tak sampai bandara. Ramai orang sekampung ikut mengantar. 

    Setelah kembali ke tanah air. Ramai lagi dikunjungi tetangga. Aku pun selalu ikut orangtuaku mengunjungi. Senang sekali, ada wangi tanah suci disana.

     Anganku melayang saat kubaca kisah-kisah masa lalu. Kisah abadi yang tertulis dalam al-qur'an tentang para Nabi. Semakin melayang harapan untuk pergi ke tanah suci  ketika kutonton film-film yang menceritakan Nabi Muhammad SAW. Sungguh penuh perjuangan dan pengorbanan. Umat islam saat ini bisa tersebar luas ke penjuru dunia lewat perjuangan para Nabi, keluarganya dan para sahabat yang menjadi pejuang tangguh.

     Mekah dan Madinah adalah tempat yang menjadi saksi sejarah dimana wahyu diturunkan kepada Rasulullah. Setiap orang beriman tentu sangat merindukan tempat-tempat ini. Bisa menuju kesana adalah sebuah impian yang tinggi. Walaupun belum mampu untuk pergi, tapi tak henti do'a dipanjatkan agar Allah mampukan. 

       Andai ku bisa terbang inginlah ku pergi kesana, "Makkatul Mubarokah" dan "Madinatul Munawaroh". Saat ini aku hanya bisa menerbangkan angan. Namun, semoga suatu saat nanti aku yang menaiki pesawat terbang menuju tempat impian.

      Tak hanya untukku saja, tapi kupanjatkan juga do'a untuk keluarga tercinta. Semoga dapat terbang bersama menuju tempat yang sanga indah ini. 

      Ka'bah yang sangat dirindukan. Hanya gambar ka'bah yang kupandangi saat ini. Tapi gambar itu selalu memacu semangat memampukan diri. Sungguh ku ingin melihat langsung jejak-jejak rosul ditempat itu. 

      


Comments