Ibu, Redakanlah Marahmu

     Menjadi orang tua yang baik adalah sebuah cita-cita yang patut diperjuangkan. Keluarga dibentuk untuk mencapai visi misi yang sama. Berjalan bersama menuju Ridho Ilahi. Anak adalah titipan Allah SWT. Amanah yang menjadi tanggung jawab orangtua di dunia dan akhirat. 

    Pada kenyataannya banyak kerikil yang menghalangi suatu perjalanan. Perlu cukup ilmu untuk menjadi orangtua yang baik. Ingin memiliki anak yang shalih dan shalihah tidak hanya dapat dilakukan dengan sekedar memberi perintah pada anak. Tapi sebagai orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam keluarga.

     Orang terdekat yang sering berinteraksi dengan anak adalah ibu. Maka watak yang ada pada anak sebagian besar dipengaruhi  oleh sang ibu. 

    Emosi yang sering tidak terkontrol saat menghadapi anak adalah marah. Hal yang satu ini memang biasa tapi efeknya luar biasa. Ketika marah menjadi kebiasaan, maka tunggulah akibat fatal terhadap kondisi psikologis anak. Marah terhadap orang dewasa saja menyakitkan, apalagi terhadap anak. 

  Efek marah pada sapat berpengaruh terhadap sel-sel otak anak. Seribu sel otak anak dapat hancur dalam sekali bentakan. Selain itu akan ada anak yang meniru tingkah laku orang tua yang senang marah.  Lebih parah lagi jika anak menjadi pemurung. Tentu hal ini menjadi tidak sehat dan menghambat perkembangannya. 

       Ada cara-cara yang baik agar orang tua khususnya ibu tidak mudah marah pada anak. Seperti yang diajarkan Rasulullah dalam hadist : 

"Janganlah kamu marah, niscaya bagimu surga." ( HR.Thabrani)


"Bila salah satu di antara kalian marah saat berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang (maka sudah cukup). Namun jika tidak lenyap pula, maka berbaringlah." ( HR.Abu Dawud)


    Para ibu, ingatlah bahwa anak kita adalah titipan Allah SWT. Maka perlakukanlah dengan baik dan penuh cinta.




Comments