Perempuan, Betapa Berharganya Dirimu

         Betapa dulu perempuan dieksploitasi. Zaman yang menempatkannya menjadi makhkuk lemah dan terinjak-injak. Direndahkan dan dikhinati. Bahkan ada pula yang diperjual belikan. Itu terjadi sebelum datangnya islam pada zaman jahiliyah. Mereka, bayi-bayi perempuan harus kehilangan nyawa karena tidak diinginkan dan menjadi aib bagi keluarga.
     Keadaan berbalik ketika islam datang membawa angin segar bagi peradaban umat manusia. Islam sangat memuliakan perempuan. Peran perempuan sangat dihormati dan dihargai. Terutama untuk para ibu. Ia memiliki derajat yang tinggi. Bahkan dalam al-qur'an dinyatakan tentang bagaimana seorang ibu mengandung, melahirkan hingga menyusui.

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang tuanya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Q.S Luqman [31] : 14



Ada pula ayat tentang cara seorang anak memuliakan ibu bapaknya.

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Q.S Al-Isra' [17] : 23

      Juga ada hadist mengenai perempuan dan keutamaannya juga cara berbuat baik terhadap perempuan. 

Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْاَةُ الصّٰلِحَةُ

"Dunia ini adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah." (HR. Muslim)

       Ibu merupakan madrasah utama bagi anak. Dari sinilah karakter mereka dibentuk. Alangkah bahagianya jika yang menjadi madrasah utamanya itu adalah wanita shalehah. Tentu anak akan diajarkan mengenal Tuhannya. Berbuat baik kepada sesama manusia dan menjadi teladan dalam keluarga.
      Sebelum menikah, perempuan menjadi cahaya mata bagi kedua orangtuanya. Setelah menikah menjalankan peran sebagai istri dan juga ibu bagi yang dikaruniai anak.
     Meskipun peran ibu yang utama adalah berada di lingkungan rumah tangga, namun ibu tetap bisa menjalankan hobi dan bakatnya. Mengembangkan potensi diri untuk kemudian menebar manfaat bagi orang-orang di sekitarnya,bahkan dunia.
     Rumah bukanlah seperti penjara atau tempat pengekangan. Justru rumah adalah tempat paling menyenangkan bagi perempuan. Disanalah tempat yang  sangat terlindungi. Bagaikan mutiara di dasar lautan. Bagitu mahal karena susah dicari dan apakah yang membuatnya indah? Bukanlah kesenangan yang membentuk mutiara itu, tapi kesakitan menahan pasir-pasir  yang masuk ke dalam cangkang kerang.
     Wahai perempuan jadilah seperti mutiara yang berjuang untuk menjadi indah.

Comments